BI Diminta Sinergi Atasi Pelemahan Rupiah

http://www.harnas.co/2015/03/30/bi-diminta-sinergi-atasi-pelemahan-rupiah

Senin, 30 Maret 2015 13:47 WIB

JEMBER (HN) -Bank Indonesia harus melakukan sinergi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi melemahnya rupiah. Pandangan itu disampaikan pengamat ekonomi Universitas Jember, Adhitya Wardhono, MSc, Phd,

“Melemahnya rupiah hampir berjalan selama empat kuartal dan hal itu bukan persoalan sederhana untuk kembali meningkatkan nilai mata uang kita,” kata Aditya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin.

Ia menekankan nilai tukar rupiah yang rendah terhadap dolar AS karena kondisi perekonomian di negeri Paman Sam tersebut terus membaik, namun kondisi pasar di Indonesia sebenarnya juga memiliki peran untuk meningkatkan nilai tukar rupiah.

“Penguatan ekonomi AS tidak hanya berpengaruh terhadap Indonesia, namun negara-negara lain juga mengalami pelemahan nilai tukar mata uang negaranya masing-masing, meskipun tidak terlalu signifikan,” ucap dosen terbang di salah satu universitas Filipina itu.

Untuk itu, lanjut dia, Bank Indonesia memiliki peran yang penting untuk menjaga kestabilan nilai rupiah tersebut dan harus ada langkah konkret yang dilakukan bersama pemerintah untuk mengatasi melemahnya rupiah.

“BI tidak boleh melakukan pembiaran terhadap terus merosotnya nilai rupiah di atas Rp13.000 karena hal tersebut berdampak sistemik bagi perekonomian Indonesia,” ucap Ketua Konsentrasi Ekonomi Moneter Fakultas Ekonomi Universitas Jember itu.]

Selain mengontrol “BI rate”, lanjut dia, BI harus mampu mengimplementasikan kebijakan yang tidak hanya berdampak pada inflasi saja, namun persuasif terhadap pelaku bisnis dan memastikan pasar dengan bantuan sejumlah pihak.

“BI harus melakukan koordinasi dengan OJK dan lembaga pemerintah karena BI tidak memiliki kepanjangan tangan untuk mengantur sektor riil yang liar dan berbahaya untuk melemahnya rupiah, sehingga perlu dilakukan koordinasi antar departemen dan institusi,” paparnya.

Saat pelemahan rupiah, lanjut dia, memberi dampak positif terhadap barang-barang ekspor, namun tidak baik untuk barang-barang impor yang harganya mengikuti dolar AS.

 

Reportase : Antara

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s