Kika (Kinder Kanal)

Iklan hari ini mengusikku tidak saja melihat harganya yang miring tapi fasilitas yang ditawarkan. QVision sebuah merk DVD Recording, tidak terkenal memang, tapi merk ini menawarkan harga yang begitu miring ditengah ratusan euro DVD recording dengan Merk terkenal membanjiri pasar elektronik. Harganya dibawah seratus euro, ok-lah. begitu pikirku selepas membandingkan harga di beberapa situs elektronik dan tester barang elektronik.


Meski bukan maniak acara TV aku menikmati benar sajian acara-acara TV Jerman. Dari yang layak dikonsumsi anak-anak hingga yang layak dikonsumsi orang dewasa. Paling tidak ada Kika (Kinder Kanal) yang menyajikan acara anak-anak sedari dini hingga petang. Bervariasinya acara kadang nikmat juga berlama-lama di depan tv. Ada film dokomenter, flora fauna dan Galileo yang bikin aku harus menipu petugas TV yang datang kerumah untuk memajak TV, kali ini maaf- ini harus saya lakukan, TV buntut saya seharga iuran TV dua bulan. Lha, wong belinya ya second hand, je!

Aku tidak bisa melupakan ekspresi mimik anakku yang begitu dahsyat, sambil menunjuk ke TV; papa, da..da! Naturlich!, tidak dapat aku gambarkan dengan kata-kata, ketika melihat serombolan gajah berduyun-duyun menuju sungai, ataupun gerak cepat seekor ular melilit mangsanya. Itulah sekelumit kebiasaan kami setelah menjemput si kecil dari Kinderkrippe (red: TPA) jam 4 sore, manakala ibunya ada kuliah sore hari. Kami selalu sempatkan untuk melihat acara flora dan fauna di TV dengan sedikit tambahan cerita.

DVD recording dan acara TV. Pagi-pagi hari senin kemarin aku ikutan antri dengan belasan orang sebelum toko di buka. Persis 09:30 pagi begitu toko dibuka, puluhan orang berlari menuju outlet penjualan DVD tersebut. Ya, aku sengaja berburu DVD recording, meski setelah terlihat dilabel belakang tertulis -made in PRC-, tak apalah kita bukan golongan pemburu merk, kita cenderung golongan ‘proletar- utilitarian’, begitu aku memberi keyakinan pada diriku-sekedar merelaksasi cupetnya daya beli.


Nun jauh dari sini, dengan maraknya dunia sinematographi di tanah air, bergeliat pula karya anak bangsa dengan ekspresi yang luar biasa. Namun konon,TV kita sering dijejali oleh banyak acara-acara yang bikin pusing, genre acara yang amburadul sebagai tanda bergemuruhnya pusingan bisnis tv, yang konon penuh kreativitas meski pula mengabaikan aspek edukasi dan identitas bangsa.

Itulah yang menyemangati aku untuk berburu DVD recording. Singkat cerita aku hanya ingin mengkoleksi acara ‘baik-baik’ untuk konsumsi tontonan kelak kalau pulang, sambil menanti ‘beresnya’ bisnis saluran TV yang masih belum jelas hingga hari ini, itupun kalau punya daya beli.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s