Kini Telah Datang Mentari

Kini telah datang mentari

Mengerus butiran embun pagi

Yang tidur dalam pelukan dedaunan

 

Kini telah datang mentari

Menyongsong paginya sang fajar

Untuk menyingsingkan sedikit lengan baju.

… mengapai asa nan baru

 

Kini telah datang mentari

berbagi  hidupnya  roh kemanusiaan

dalam lorong kesetiaan

yang ternyata tak pernah sederhana

Kini telah datang mentari

Mencari selalu kepada makna
dan apapun patut dicoba menjadi media

mengapa tidak juga dicoba kini
sekali dan sekali lagi!
karena memang hidup tak pernah sendiri

 

Adhitya, Jember, 2008

(tasbih itu masih terus berdentang)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s