SKEMA PONZI DALAM EKONOMI RAKYAT

Belum hadirnya pemerintah dan otoritas jasa keuangan dalam kegiatan ekonomi, telah menjadi penyebab menjamurnya skema ponzi dalam perekonomian rakyat kini. Pupus sudah niatan dan harapan ribuan calon jamaah umroh beribadah di tanah suci dengan terungkapnya kasus bisnis PT. First Travel yang diduga melakukan penipuan dan pengelapan dana calon jemaah menjadi salah satu dari sekian banyak kegiatan ekonomi yang disinyalir memakai skema ponzi ini.

 

Apakah Skema Ponzi itu?

Skema ekonomi ponzi merupakan skema investasi bodong dengan membayarkan keuntungan untuk investor dari uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya. Bukan dari keuntungan yang diperoleh individu atau organisasi yang menjalankan bisnis ini. Sehingga yang terjadi, pelaku bisnis akan terus mencari investor baru untuk menutup hutangnya pada investor sebelumnya. Hal itu akan dilakukan secara terus menerus agar skemanya tidak berhenti.

Yang menjadi pertanyaan mendasar, apakah hal tersebut juga terjadi dalam kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh rakyat kecil hari ini? Skema bisnis ini sudah lama terjadi bahkan tidak hanya pada kegiatan ekonomi yang dianggap berkelas seperti investasi modal atau untuk Haji dan Umroh. Namun skema ponzi juga berjalan di pasar tradisional.

Tata niaga hasil pertanian pun sudah diwarnai dengan skema perdagangan ponzi, bahkan sudah masuk dalam rantai distribusi. Skema perdagangan cabe, bawang dan komoditas agricultural lain hampir disemua pasar tradisional sudah menggunakan model ponzi. Agen membeli komoditas itu dengan harga tertentu dengan margin keuntungan tinggi, namun pembayarannya akan dilakukan setelah mereka dikirimi barang lagi. Peran mereka tidak lebih sebagai free rider atau penumpang gelap dalam perekonomian rakyat. Banyaknya cukong yang bertindak sebagai agen ini memiliki peran besar dalam skema ponzi, yang seharusnya menjadi pekerjaan pemerintah untuk menghilangkannya jika pemerintah masih menyebut ekonomi kita adalah ekonomi kerakyatan.

Memutus Skema Ponzi

Dalam kasus seperti First Travel harga yang dipatok terlalu rendah, sehingga untuk menutup satu investor maka diperlukan dua investor baru. Menjadikan skemanya seperti deret ukur dan skema ini biasanya tidak akan bertahan lama. Tetapi hal itu tidak terjadi di pasar tradisional kita yang sudah penuh dengan skema ini, apakah semua skema ponzi hanya bisa diberantas setelah terjadinya tragedi? Tentu saja tidak.

Ada beberapa cara untuk memutus skema ponzi terjadi dalam kegiatan perekonomian. Pertama, pemerintah seharusnya mendeteksi sejak dini dan memutuskan rantai awal atas aktifitas ekonomi yang memakai skema ini. Karena tidak sulit untuk menengarainya, biasanya bisnis yang memakai skema ini selalu menawarkan hasil yang besar dengan modal investasi kecil. Kedua, menghilangkan cukong dari pasar. Hal ini pernah terjadi di Jerman dalam tragedi madoc, dimana pemerintah akhirnya menghabiskan para cukong yang bertindak sebagai agen dalam ekonomi rakyat. Ketiga, pemerintah harus membuat cluster ekonomi dari hulu sampai hilir untuk menata perekonomian rakyat yang sampai saat ini masih dikuasai para cukong.

Pembuatan cluster ekonomi dari hulu ke hilir ini juga sebagai langkah untuk menghilangkan asimetry informasi yang dialami oleh masyarakat kita. Apakah pemerintah akan melaksanakan hal itu? Semua rakyat menunggu kehadiran dan keadilanmu.

Adhitya/ September 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s