Reuni 2018 IESP 90

Re dan Uni adalah menyatukan kembali. Mungkin tidak sekedar memaknai diksi reuni sebagai berkumpul kembali atau temu kangen, namun lebih dari itu. Reuni dapat menjelma menjadi rupa yang multi taksir dan multi faedah. Ia selaksa koleksi pernik-pernik penuh makna menyeruak dalam ajang reuni. Mempertemukan kembali tidak saja menjadi sangat mahal memaknainya karena merangkai jalan sutra persahabatan yang penuh naik turun seiring kenangan masa lalu, rangkaian peristiwa hari ini dan bahkan jangkauan pikir masa depan. Semua berkelindan dalam persepsi nalar pikir dan emosi jiwa pelakunya.

Reuni IESP 90 tahun 2018 ini serasa istimewa di penghujung awal tahun baru Imlek dan bulan kasih sayang. Ya di bulan ini…tepatnya bulan Pebruari tanggal 17 hari Sabtu. Pemaknaannya begitu terasa ketika dengan semangat silaturahmi dari penjuru kota Indonesia berdatangan. Dengan moda transportasi berbeda-beda menuju titik yang sama yaitu Jember, yaitu Universitas Jember, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dimana sepenggal hidup pernah tertoreh di kota itu. Penuh suka dan duka, penuh tanggis dan tawa. Perjalanan masa kuliah tidak serta merta hilang dari ingatan. Meraih cita dan asa dimulai dari sini, dari Universitas Jember. Sarjana adalah titik awal kehidupan memulyakan orang tua dan tanggung jawab masa depan. Reuni 2018 angkatan 90 jurusan IESP Fakultas Ekonomi menjadi berasa tidak saja silaturahmi ini mempererat persaudaraan, lebih dari itu merawat kesadaran bahwa kita satu ibu kandung pendidikan, satu almamater yang terus menghidupkan elan semangat berkumpul kembali.

Kerelaan untuk sekejap meninggalkan rutinitas dan bahkan menitipkan keluarga untuk sejumput mengenang masa lalu, yang tercecer sekian tahun dengan karya dan asanya masing-masing kembali bersatu. Reuni adalah mengenang masa ceria, masa sekolah, masa kuliah. Seakan kenangan itu terpanggil lagi dalam ingatan. Kenangan yang penuh romantisme masa muda, yang energik dan penuh vitalitas. Tentunya kenangan yang sehat dan memperpanjang usia.  Ada canda tawa karena mengenang kekonyolan yang dilakukan dimana  tidak  berpikir jauhdalam mengambil putusan di masa muda dulu. Ceroboh dan nestapa.  Adapula haru kesedihan menyeruak dada tatkala mengenang jasa-jasa  sang pendidik yang telah berpulang, bahkan rekan, sobat sahabat sealmamater yang telah mendahului kita. Tak kalah jua mengenang ruang fisik kampus yang menjadi saksi sejarah, mulai dari bangku kuliah yang berubah, papan tulis yang semakin bagus ditambah dengan peralatan belajar mengajar yang modern menjadi nostagia ceria semakin terkenang nyata.  Adukan suasana itu terasa hikmat dan sahdu. Bercengkerama mesra atas kondisi keluarga, anak-anak yang semakin tumbuh dan berkembang, berbagi pengalaman hidup dan kerja serta peluang-peluang bisnis adalah penanda bahwa ada satu rasa yang hendak dipertahankan selamanya yaitu persahabatan dalam rangkaian silaturahmi ini.

Rajutan jalinan persahabatan memang indah mengharu biru. Meski jauh di mata tetapi dekat di kalbu. Meski tidak selalu bersua tetapi selalu dalam ingatan. Bahkan dalam diam membisu pun selalu berkehendak untuk saling mendoakan. Percayalah peribahasa ini:  A good friend is like star. You can not always see it, but you realize it will always be there – Teman itu layaknya bintang, kamu memang tidak selalu bisa melihatnya tapi percayalah mereka selalu ada.

Semoga kesehatan dan umur panjang mempertemukan kita kembali dalam Reuni 2021. Tidak ada ungkapan yang indah selain kita saling mendokan dan berbagi kebahagian. Teman dan Pertemanan Seibu Kandung Pendidikan. Bravo IESP 90!

Jember, 19/02/2018

Adhitya Wardhono

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s