Mengeja Rindu Menatap Asa

Ketika dunia sudah menua, seketika itu jua riang tidak menjadi teman setia

Betapa nestapa merajuk mesra ditengah gulana mendera turut menghujam dada

Ketika rindu akan hujan yang bermesraan dengan harum tanah bertubrukan dengan derasmu

Betapa rindu itu kian jauh dari nyata meski asa tetap berharap setia diperaduan pikir

Memang kau tak akan mengerti kekhawatiranku, seperti goresan prasasti yang kian tidak berarti

Memang kau tak akan paham sudut ambisiku kian tumpul menumpuk kalbu.

Tapi aku tetap mengeja rindu biar berasa menuju cinta penuh asa.

 

@adhitya; jember, 22 Agustus 2019

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s