Bapak

Bapak…meski ini malam ke-8 tanpamu.
Aku paksakan kirim sepucuk rindu.
Bersamanya doa terkhusuk yang tak putus kukirim untuk rasa rindu ini
Meski malam ke-8…. namun rinduku selaksa telah beruban.

Bapak…dikau adalah
pria yang selalu menjadi bahu
…untuk sekedar bersandar atas kerapuhan anak-anakmu.
pria yang berhati kaya
… yang meninggalkan kenangan tak terlupa.

Bapak…untuk rindu ini aku hanya bisa menatap langit malam gelap
Karena jarak terhalang raib
Memang aku tidak bisa menyentuhmu lagi.
Namun rinduku padamu selalu bertemu disini.
Ya disini…tepat di hatiku
Karena dikau sekarang ada di sini

Selamat jalan Bapak tercinta, dikau yang selalu dihati.

@Jember, 20 Januari 2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s