Category: Puitika

di secangkir kopi

di secangkir kopi... telah kutuang sepenuh cinta lagi cita di secangkir kopi... telah kita aduk bersama suka dan duka seperti ku suami lelakimu yang berenang untuk mengenang sejuta sesak mengepung nurani batin dan beratnya pengorbananmu   di secangkir kopi ...kutuang gula biar berasa manis di secangkir kopi... harap pahit ikut larut dan luruh terseduh seperti … Continue reading di secangkir kopi

Engkau yang terkasih

Malam ini membayangkan adaMu Gelora rindu mengajakku bertamu padaMu Engkau telah menikam cinta paling dalam Engkau bawa bara hidup antara cita dan duka Tak kuasa bergetarku menerima karuniaMu Tak cukup daya menuju keagunganMu   Bonn, 14 Juni 2013

Tanahku – Pusakaku

Mengenang kampung halaman nan merindu .....adalah Indonesia Merah Putih begitu pusaka yang selalu endap untuk kudekap Merah Putih begitu jimat yang selalu kramat untuk dirawat .....adalah Indonesia Putih..seputih tulang Merah..semerah darah Disana kan untai asa sepenuh hati Kerinduan mengakar sejak lahir juga berkehendak hingga hayat terkubur Meski di tanah rantau...Indonesia selalu kurindu     Adhitya, … Continue reading Tanahku – Pusakaku

Mentari Pagi Ini

Mentari datang menghalau malam Menyapa dengan senyuman sinar lembutmu Mengurai segumpal titik air di pucuk daun Seakan membangunkan dunia dengan kehangatan sinarmu Keraguan hati kian sirna bersama lantunan lagu pagi ini   Hidup seakan kian nyata dan bukan fatamorgana Kemerdekaan seakan datang lagi dalam tunduk bisu dogmaMu Menyimpulkan arti rahmat Ilahiah pagi ini Hidup seakan … Continue reading Mentari Pagi Ini

Menyemai Asa

ku tahu kau tak lelah apalagi patah asa ku tahu kau tak malas dan lunglai apalagi lesu tak berdaya kau hanya butuh obor bakar semangatmu kau hanya butuh bara dendam taklukkan dunia tuk menjelma jadi seutas berkah   ku tahu jiwamu mengebu bertalu mengelegar memekak telingga dan...menyeru dengan rulingnya ku tahu kau telah kemas keringat … Continue reading Menyemai Asa