Category: Puitika

Mengeja Rindu Menatap Asa

Ketika dunia sudah menua, seketika itu jua riang tidak menjadi teman setia Betapa nestapa merajuk mesra ditengah gulana mendera turut menghujam dada Ketika rindu akan hujan yang bermesraan dengan harum tanah bertubrukan dengan derasmu Betapa rindu itu kian jauh dari nyata meski asa tetap berharap setia diperaduan pikir Memang kau tak akan mengerti kekhawatiranku, seperti … Continue reading Mengeja Rindu Menatap Asa

Untukmu

Detik waktu terus berlalu seiring surut benderangnya hari. Kadang langkah penuh sesak karya dan cita berkelindan lalai turut membuai bersama denting sang kala pula abai turut serta tak hirau berlalu Kadang khilaf menjauh dari lembutnya belaian asmara. Namun cinta dalam jiwa hanyalah padamu.   Maafkanlah bila hati tak sempurna cintaimu. Namun yakinlah dinda, ….dalam dada … Continue reading Untukmu

Sujud

  Kala malam mengundang 'tuk datang Pun semua telah tenggelam Bumi tenggelam dalam gelap Insanpun telah terlelap   Sumbang suara angin malam semilir Mengajak untuk berzikir Berpikir atas pemberianMu yang kadang  tak tepikir Mengajak untuk bersujud Meminta ampunMu biar asa turut terujud   Ya Allah...ampunMu senantiasa kuminta Karena aku tak kuasa kau tampakkan murkaMU   … Continue reading Sujud